Showing posts with label Cerita. Show all posts
Showing posts with label Cerita. Show all posts

18 September 2014

Bahagia

  No comments    
categories: ,



Kamu tau arti bahagia?
Bahagia itu ketika semua rasa tercurah saat ada kamu. Ketika kamu datang dihadapan orang tuaku. Memintaku pada mereka. Menyerahkan tanggung jawab mereka kepadamu. Dengan beribu jarak telah kita tempuh bersama. Sedih, bahagia, canda, tawa, jatuh, bangkit kita selalu bergandeng tangan. Selalu meyakinkan. Banyak yang tak yakin dengan kedekatan kita, tentunya karna perbedaan sifat dan tingkah kita. Tapi krna perbedaan itulah yang mampu membuat bahagia.
Kau bilang "apa kau siap dengan apa yang ada di hadapan kita nanti?" dengan yakin aku menjawab "denganmu aku siap dan yakin melewatinya selama kita terus berpegang tangan". sungguh kau meyakinkanku tiada henti. "Tak hanya itu, selama aku mampu. aku akan selalu meyakinkanmu. Kita harus bahagia." Kesederhanaanmu membuatku selalu berdecak kagum. Pendiam, keras kepala, pekerja keras, perfeksionis, usil. Itu yang ku tahu tentangmu. Segala pekerjaan yang kamu lakukan selalu harus selesai dengan indah. Seorang yang tak hentinya beranjak dari barisan kode pemrograman, dari fajar hingga ufuk barat. Semua kau tuliskan kau tuangkan untuk mendapat sebuah tujuan membangun masa depan. Kamu yang selalu aku kagumi, sosok yang terkadang acuh dengan hembusan nafas sekitar. Tapi tidak dengan orang yang kamu sayang.
Saat orang bertanya apa yang membuatku jatuh hati padamu? Aku selalu menjawab tak tahu. yang aku tahu hanya kamu yang membuatku jatuh cinta berkali-kali. Membuatku menyairkan sayang setiap detik. Mengungkapkan cinta melalui tulisan. Meskipun aku sama denganmu satu jurusan denganmu, tapi aku tak tertarik berhadapan dengan barisan kode yang kurang bersahabat dengan jariku. Aku lebih tertarik menuliskan sajak tentang perangaimu. Perangai yang ku kagumi setelah pangeran pertamaku. Bapak.
Dengan kamu yang suka dengan kuliner, makanan, kudapan. Sama. Hingga makanan apapun yang bisa kita lakukan, kita olah makanan itu bersama. Terkadang jadi salah satu kejutan kecil hanya untuk menghangatkan suasana kedekatan kita. Bagiku, itu sangat berarti. Hal-hal kecil yang seperti itu membuatku rindu saat kita jauh. Saat kita berbeda wilayah. Karena sepiku sudah kau penuhi dengan canda, kau penuhi dengan keusilanmu. Memang tak pernah ada hentinya saat bercerita tentangmu. Kamu yang selalu mengusili kehidupanku, merubah duniaku menjadi tawa. Itulah bahagia. :)

06 June 2014

Masih?

  No comments    
categories: , ,

2 tahun memang tak sebentar. Sudah mengenal satu sama lain pasti. Bosan? ada. Tapi kenapa harus menunggu aku yang menebak? Aku yang bertanya? Kan aku sudah bilang, kalau kau merasakan itu semua jujurlah!! Tak ada akibatnya untuk hatiku dan sikapku. Hanya saja aku akan introspeksi diri. Bukan menjauh dan tidak sampai berlaga tidak enak kepadamu. Apa memang kamu tidak bisa lagi berkata jujur? Apa memang sikapku memuakkan sehingga kau ingin lepas? tak semudah itu. Kita telah berkomitmen untuk satu walau bukan dalam ikatan. Ini hati bukan mainan. Bukan untuk disinggahi lalu ditinggalkan. Kau juga tau tak hanya hujan, angin bahkan bintang telah menyaksikan. Dengan segala impian kita, kita ukir dengan sebuah tinta. Hanya karna kau bosan dan tak ingin bicara langsung padaku? Apa kau tak merasakan adanya perubahan pada sikapku? Sepertinya kamu merasa namun kau masih menunggu aku yang bilang. 
Masihkah kau ingat, aku pernah mengatakan "kalau kamu bosan, langsung bilang ya. jangan sungkan. kita nanti bisa cari solusi sama-sama" dan itu pun kau jawab "iya". Tapi kenapa harus menunggu aku bertanya? Lupa? Atau sungkan? Kurasa tidak. Mengambil hatiku saja, kau tidak merasa sungkan. Seharusnya kau berani mengatakan kalau "aku bosan dengan..., jadi kita harus gimana ya? biar kita satu sama lain enak dan tidak merubah hubungan" kalau tidak dibicarakan, mana aku tau kau sedang bosan? Kalau tak kau ungkapkan, mana tau kau sedang ingin memiliki waktu sendiri? Kalau kau tidak ungkapkan, kau yang menahan semuanya sendiri tanpa aku tau. 
Aku tau kau sebenarnya ingin berucap, tapi karna tidak enak hati saja denganku.. ingat perjuangan kita waktu jauh? ingat perjuangan kita saat bertengkar? ingat lagu-lagu favorit kita? ingat semua yang kita lalui bersama? :') aku harap kau ingat.. cry teapot sad teapot
Masih besar harapanku untuk tetap bisa berdua denganmu. Sampai nanti sampai akhir.. 

05 June 2014

Surti

  No comments    
categories: ,
Saat aku belum sepenuhnya tersadar, sempat mendengar sayup-sayup wanita yang tak asing lagi untukku. Kupenuhkan tatapan mataku yang telah tertidur entah berapa lama. Berat. Dengan penerangan apa adanya, jelas itu tak membantu.
Surti, dia memang sabar menghadapiku. Seorang pemabuk yang tak tahu diri. Sudah memiliki 2 anak, tapi masih saja tidak ingat. Surti membawakan segelas minum dan gorengan. Surti menyuruhku minum agar aku lekas sadar dari kejadian semalam. Dia bercerita bahwa aku terlalu teler saat pulang karna terlalu banyak minum. Dia lekas membawaku ke kamar dan ditidurkan. Sudah tak mengenal betapa gempal badanku menimpa badannya yang mungil. Sesekali ia menarik nafas, melegakan dadanya saat membawaku ke kamar. Aku tahu walau tak sepenuhnya sadar. Tak pernah terbesit olehnya untuk meninggalkan aku yang sedang terpuruk oleh hutang kesana kemari.
"mas, sudah enak badannya? Ini minumlah, biar lebih segar badanmu." Dia menyerahkan gelas itu.
"Ah dik Surti masih saja memperdulikanku. Anak kita sudah sekolah? Mas ingin mandi dik." Beranjak dari tempat tidur, dengan sempoyongan.
"Ah mas, nanti saja dulu. Mas belum bisa untuk mandi. Biarlah dulu disini. Paling tidak tidur di kasur beralas tikar sudah membuat kita nyaman." Surti mulai menangis
"Jangan bohong dik. Mas tahu kamu tidak suka melihat mas seperti ini, mas sadar dik. Tapi masih ada saja yang membuat mas seperti ini. Pekerjaan yang tidak dapat-dapat, anak-anak kita semakin dewasa dik!! Mas takut kalaumereka tidak sekolah!!" Tak sanggup ku menahan emosi.
"Sudah mas, dik Surti mengerti, kita tanggung ini bersama. Aku cinta kamu mas. Paling tidak kalau kita ada usaha, kita bisa bekerja. Asal mas tidak lagi mabuk-mabukkan. Ingat anak kita mas, mereka semakin dewasa, mereka pun akan mengerti kalau bapaknya suka mabuk." balasnya lemah.
Surti memang tak suka marah, padaku ataupun pada anaknya. Dia wanita yang sabar walaupun aku sebagai suaminya selalu emosi. Sudah pemabuk, tak bisa menafkahi keluarga. Untung saja anak-anakku semua berwatak seperti Surti. Jadi tak ambil pusing. Setelah mengurusiku, Surti berangkat bekerja dengan tetangga yang hanya berjarak 5 km. Dia membawa sepeda berkaratnya. Walaupun hanya buruh, paling tidak masih bisa membiayai keluarganya dengan pas-pasan. Surti selalu bersyukur dan dia tak pernah mengeluhkan lelahnya pada siapapun, termasuk suaminya. Aku. Surti berangkat jam 8 pagi sampai senja mengilatkan tubuh mungilnya dari kejauhan. Memang aku sebagai suami yang tidak bersyukur.
Setelah pulang dari kerja pun, dia tak langsung tidur, mengurusiku dan anak-anak kita. Memasak, menjadi guru dan mendongengi Ani sebelum tidur. Agus sudah bosan dengan dongeng yang selalu ibunya bacakan sebelum tidur. Aku melihat dari balik bilik pintu yang memang bolong. Setelah Ani tidur, aku memanggil Surti, mengajaknya ke kamar. Memang selama ini kita tak pernah bercakap berdua. Dia selalu diam kalau tidak aku tanya, karena dia tahu, aku tak suka melihat dia menangis. Surti selalu menangis saat kita bercakap serius.
"Dik, maafkan mas ya. Mas belum bisa jadi suami yang baik buat kamu, ayah yang baik buat anak-anak kita. Mas minta janga pernah kau tinggalkan aku dik. Aku akan berusaha untuk kamu dan anak-anak. Mas rasa, sudah cukup kita menderita semenjak mas dikeluarkan dari pekerjaan. Mulai besok mas akan cari kerja ya dik. Doakan"
"Mas.., Surti tidak menuntut banyak. Surti selalu berdoa pada yang Kuasa agar mas disadarkan dari amukan amarah mas dan kembali bekerja. Entah semalam Surti mimpi apa, hingga Surti mendengar mas berbicara seperti ini. Surti akan selalu mendoakanmu mas. Surti senang mendengarnya. Makasih mas." Dengan suaranya yang lembut dan air matanya yang keluar melintasi pipi merahnya.
Surti memang lembut dari dulu dan tak ada yang berubah setelah kami punya anak pun. Percakapan itu pun kami akhiri  dengan janjiku tak akan mabuk dan menjadi suami serta ayah yang baik. Mungkin Dalam benaknya masih ada rasa tak percaya, tapi mewujudkan janjiku adalah tanggung jawabku. Semua demi Surti. Hingga bulan berganti, aku akan buktikan padamu dik, aku bisa berubah tuk dapatkan sesuap nasi. Lihat dik, aku buktikan ini.

16 May 2014

Percakapan Singkat

  No comments    
categories: ,
Hari ini saat kuliah umum dikampus, aku duduk bersebelahan dengan seseorang yang memang dekat. Sudah kenal saat pertama kali ospek. Ayu. Begitu panggilannya. Saat perkuliahan dimulai, entah dari mana mulainya percakapan itu, tiba-tiba dia bercerita tetang keinginannya menjadi seorang psikolog. Tapi karena salah masuk jurusan ya mau tidak mau harus menghadapi laptop beserta bahasanya. 

"Cha, gue sebenernya pengen masuk ke psikolog. Dulunya SMA pengen masuk jurusan IPA, tetehku nyaranin masuk di sekolah islam, tapi anak²nya terlalu gaul dan yaaa itu bukan karakterku. Akhirnya pendaftaran hampir ditutup, aku mutusin sekolah di SMK yang alasannya deke dari rumah. Mama setuju. Waktu udah masuk, ditanyain deh nantinya mau jadi apa. Ya jujur aja pengen jadi psikolog semuanya diem. Soalnya disana mayoritas mereka pengen jadi programmer."


Oke mulai disitu aku berputar otak kembali melalui, membuka lembaran masa SMA jurusan bahasa. Dimana memang aku merasa nyaman dengan jurusan itu. Baiklah, ayu mulai berimajinasi lagi "sebenernya sih yu emang kebiasaan baca wajah orang, dan rata-rata bilang karakter orang yang yu tebak emang pas. Jadinya ada yang beranggapan yu punya indra ke 6. Padahal juga yu liat dari wajahnya bukan karna yu punya keajaiban bisa baca wajah orang. Sekrang malah yu tertarik yang analisis analisis gitu. Nanti gamau cari kerja yang ngoding deh. Tapi jalanin ini dulu deh. Kalo kamu cha? udah sreg sama jurusan ini?" dengan wajah khasnya yang enteng dia tanya ke aku.

Disini curhat dimulai "yu, kita sama. Kamu sih masih punya kemampuan mengimbangi ya. Mungkin orang lain pasrah, putus asa sama jurusan yang mereka jalanin. Dari jaman masuk SMA aku pengen banget jadi novelis, sastrawan, penulis, sineas muda Indonesia yang berkecimpung di dunia teater. Tapi apalah daya, mungkin Allah lebih tau jalan yang harus kita lalui dulu." cerita selesai. Disini banyak sekali sisi yang mungkin tidak terlihat.


Saat aku tanya lagi teman yang tepat duduk disebalah kiri, apa emang bener ini jurusan yang kamu mau? "bukan, dulu itu gara-gara ikut OSN astronom, aku dipanggil dikampus ini eh dialihin ke polteknya. Pengennya sih dulu masuk di teknik fisika" oohh ya ternyata memang tidak mudah.. Selanjutnya kita akhiri dengan candaan renyah, Sari sang astronom bilang, "nanti aku mau ngodingin di bulan aja biar diliat sama kalian". Selanjutnya Ayu sang psikolog bilang, "iya, nanti jangan-jangan aku jadi motivator, pembicara-pembicara gitu. kan lumayan sambil baca karakter orang, ahahah". Oke aku mulai berfikiran sedikit lebih jauh, "aku pengen tetep nulis dan mungkin nanti mau bikin perkumpulan orang yang salah jurusan dan suka di bidang sastra dan antek-anteknya.Bikin semacam web, jadinya biar mereka tetep bisa nulis. Ya kali aja nanti ada lowongan biar bisa jadi sineas teater muda..hahaha"

Setiap orang punya cerita dalam hidup, mulai dari yang salah ambil langkah, dihadapi dan terus berusaha. Ya awalnya seperti mimpi yang mengikuti alur cerita singkat dalam dunianya. Tergantung kapan kita bangun dan membangun mimpi itu menjadi apa yang kita mau..

15 May 2014

Wanita

  No comments    
categories: ,
Wanita. Wanita yang mungkin memiliki kurang dari segala sisi. Namun ingin menjadi seseorang yang bisa menjadi kebanggaan dan bisa membanggakan. Seperti wanita lainnya, sangat sensitif masalah hati dan tidak dapat disentuh sembarangan. Wanita yang ingin mendapat lelaki idaman. Lelaki yang menjadi imam, menjadi pengarah hidup menuju surga-Nya. Wanita yang memiliki sejuta rahasia dalam hatinya, mempunyai sejuta air mata dalam pelupuknya.
Kulihat dunia dari dalam jendela. Aku mengingat salah satu nasihat dari inspirator terhebatku. Ibu. Kutelisik setiap perkataannya sekitar 2 setengah tahun yang lalu saat aku merasa patah hati dengan seseorang. "Banyak orang yang menganggap wanita itu lemah. Namun tidak. Wanita hanya sensitif pada air mata dan hati namun pikiran dan tenaganya menyamai orang orang yang menganggapnya lemah." Memang benar dan tidak ada yang salah pada wanita. Karena wanita yang telah disakiti mampu bangkit dan menjadi yang lebih hebat. Nasihat itu membangkitkan setiap nafasku menuju titik tertinggi dalam tubuhku. Membangkitkan memori yang lusuh memang tak mudah, namun dengan keteguhan dan sedikit demin sedikit lembaran yang dibuka pasti menemukan seberkas cerita yang dapat kita ingat untuk menjadi kunci hidup. "Pengalaman itu tak seharusnya dilupakan, ingatlah orang-orang yang pernah memasuki kehidupanmu dengan sejuta kenangan. Seharusnya kamu berterima kasih pada mereka. Lebih bijaklah dalam mengambil langkah."


Ya, girls are strong. Tak ada yang tak mungkin. Bahkan wanita yang telah disakiti sekalipun. Disakiti oleh cinta dan kepercayaan. Sakit itu pasti, namun jika dilihat lebih dalam Tuhan sedang menunjukkan bahwa saat ini kita belum mampu menjalani lebih jauh lagi.. Wanita...


31 March 2014

Pilihan Dalam Hidup

  No comments    
categories: 
Long time no see yaa hi white cloud now, i will tell you 'bout life..
Awalnya saya mau beli makan di sekitar kampus. Tapi harus nunggu emas adit dulu di depan gang. Sekitar 15 menit nunggu, udah keliatan idungnya tiba-tiba mas Adit berhenti. Ternyata lagi diajak ngobrol sama ibu-ibu sama anaknya sekitar umur 7 tahun. Saking penasarannya karena ngobrol lama, takut juga kalo ada apa-apa, saya nyamperin mas Adit tapi ngga berani sampe deket. Saya berdiri aja di samping mobilnya orang. Ngga lama, mas Adit jalan lagi dan ibu itu pergi. "Ibu tadi siapa?" saking penasarannya langsung tanya ke dia. Terus ceritanya gini *serius*
Ibu : "punten mas, mau tanya apa disini ada perkumpulan PMK? ini bener kan gerbang perpustakaan"
mas Adit : "oh iya ada buk, ada apa ya? oh iya bu, gerbang masuk itu udah perpustakaan" 
Ibu : "ini mas saya lagi janjian sama anak PMK, takutnya saya dibohongin mas. saya dateng dari jauh mas, baru aja sampe." 
mas Adit : "emang ada apa ya bu? ibu uda sms ke orangnya?" 
Ibu : "gini mas, kan anak saya ini sakit, (maaf) kelaminnya bercabang. nah ditawarin operasi tapi ada syaratnya, saya harus murtad (keluar dari Islam). ya itu bukan kemauan saya sih mas, tapi mau gimana lagi saya nggak punya uang untuk operasi anak saya. Jadi ya saya terima. Tapi ini nggak ada yang salah kok mas, saya yang mau untuk operasi anak saya. Mereka hanya mau bantu saya kalau saya murtad" 
mas Adit : "oh iya bu, ibu coba sms lagi aja" 
Ibu : "iya mas, nuhun ya.." 
mas Adit : "iya bu. saya duluan ya bu,permisi"
Ya kurang lebihnya ceritanya seperti itu. Saking seriusnya dengerin mas Adit cerita, rasanya itu kaget, nggak percaya, daaaaannn.. ah nggak tau gimana rasanya. Kirain cuma ada di sinetron-sinetron hidayah gitu. Ternyata ada dikehidupan nyata. Ngeri juga sih dengernya. Soalnya baru pertama kali denger kaya gini secara langsung. Kasian juga sama ibunya, sampe segitunya untuk anaknya. Tapi kalau dipikir-pikir ya ngga segitunya juga ya, sampe murtad. Saya yang Islam miris dengernya. sad white cloud

Pilihan yang ada dalam hidup itu kadang memang susah. Tapi apapun pilihannya kita juga harus bisa menerima konsekuensi yang nantinya kita dapat. Semoga aja ngga ada kasus yang kaya begini lagi. Mungkin ada cerita yang sama dari kampus kalian?

06 March 2014

Sudahkah Kita Bersyukur?

  No comments    
categories: ,
Malam ini saya resah, kepikiran ngajuin judul untuk PA masih status waiting, book smiley dan iseng-iseng saya buka salah satu blog teman saya. Saya akan bercerita sedikit. Ya bukan bermaksud menggurui, tapi, bukankah setiap makhluk-Nya wajib untuk saling mengingatkan?
Kenapa judul dari postingan saya seperti ini? Ya mungkin karena saya masih sering mengeluh dengan segala keadaan yang saya miliki. Ya walaupun tetap bersyukur. Setelah membaca blog tadi, serasa seonggok duri menusuk dada saya, dan air mata pun menetes tanpa saya rasakan. Merasa jahat sama orang tua, masih saja merasa kurang soal uang bulanan yang kini saya sedang merantau. Masih saja merasa salah jurusan kuliah, jarang inget susahnya orang tua cari uang. Nggak ngerasa dosa? iya banget. :'(
Masih saja iri dengan mereka yang bisa berbelanja, jalan-jalan dengan riangnya tanpa inget kerja keras orang tua. Tanpa inget, masih banyak orang-orang disana yang masih leboh kurang daripada saya. Sekolah pun harus bekerja sendiri tanpa ada orang tua, sanak saudara. Sekolah harus putus dengan segudang cita-cita yang harus mereka korbankan. Tapi tak sedikit orang yang mampu menggapai cita-citanya, sukses dengan segala kekurangan yang mereka miliki. Seharusnya saya harus bisa melihat itu. 
Seharusnya apapun yang kita miliki, harus segera bersyukur, tanpa harus menginginkan lebih. Keluarga, orang tua, teman, udara, dan segala yang kita miliki saat ini adalah nikmat yang Dia berikan. Lantas knapa saya harus mengeluh? Sudah makan bangku kuliah, tetap saja masih seperti anak kecil, merengek minta ini itu. 
Ya, kita sebagai umat-Nya tidak harus menunggu nanti untuk bersyukur. Belajar dari sekarang untuk bersyukur. InshaaAllah berkah untuk kita, dan rejeki semakin dilancarkan.  Semoga kita termasuk hamba-Nya yang mudah untuk bersyukur. Aamiin 
Dan keresahan pun dilanjutkan dengan tidur.. 

03 March 2014

Waktu Luang

  No comments    
categories: ,
Kalian pasti tau kan ya, gimana rasanya jadi Mahasiswa akhir. Apalagi kalau jurusannya tentang IT, ngga jauh-jauh dari laptop. Ibaratnya butuh banyak jari yang akan mengetik lebih saring dari biasanya, dan persiapkan mata yang kekuatannya lebih untuk menatap laptop labih lama.*lebay bye white cloud

Baiklah kalau udah kaya gini, laptop juga jarang mati, bukanya yang satu proposal, facebook, twitter, blog, YM yang satu editor, kopinya ngga ketinggalan. berasa big boss rice ball Jadi intinya sejak masuk semester 6 ini banyak waktu luang yang terbuang. Dan godaan juga semakin banyak, masa iya pengennya nulis cerpen, ngeblog daripada nyelesaiin PA. Dan yang nggodain ini juga ngga tanggung², 60% ke mereka, PAnya 40%. Sungguh sia-sia.. Ya jangan ditiru aja sih, cukup jadi pelajaran aja whistle white cloud
Ya kalau ada, sebisa mungkinlangsung pinter-pinter atur waktunya, kasian orang tua, hehehe

17 August 2013

It's Only You :)

  No comments    
categories: ,
Mungkin tak akan tahu jika aku tak pernah mengenalmu. Ketika dunia bergerak mengikuti porosnya akupun juga bergerak mengikuti alur hidupku. Namun cintaku? bercabang kemana-mana. Cinta itu lucu, mulai dari banyak cerita indah di dalamnya hingga kegalauan menerpa. Tak seharusnya jalan itu lurus dan mulus. Kalaupun ingin menapaki setapak itu juga harus melewati angin yang menelisip mata. Cinta itupun perlu pilihan dan pertimbangan, bukan hanya karena sesosok malaikat yang dapat membuat kita terbang ke langit ke tujuh. Cinta itu tak dapat di terka jika kita tak peka. Cinta juga punya perasaan, cinta juga punya sesuatu yang dapat membuat kita bahagia dan merasakan namanya rindu.
Cinta itu seperti pelangi, bukan untuk satu tapi satu yang berkali-kali. Kalian pasti juga tahu bagaimana rasanya cinta kalian ingin bercabang. Yang perlu kalian tahu, kalian memiliki cinta sejati. Dimana saat dia pergi ataupun saat jauh dari sisi kita, kamu akan mencari dan ingin selalu bersanding. Dimana kamu menemukan makhluk lain yang lebih indah dari dia, suatu saat kamu kembali mencarinya. Entah itu fakta atau hanya sekedar mitos, tapi ketika kita rindu dengan kebiasaan-kebiasaan kecil itu pasti dengan segera kamu mencari sosok itu.
Cinta sejatimu itu seperti kuku, walaupun dipotong akan tetap tumbuh selama hidupmu. Dan rusak pun kita akan selalu berusaha memperbaikinya agar terlihat cantik. Sama halnya dengan cintamu, walaupun jauh dan cintamu sering terpotong-potong, pasti suatu saat cinta itu tetap ada dan tetap tumbuh dalam hidupmu untuk satu orang. Kalaupun rusak, pasti kamu akan segera memperbaiki kesalahanmu. Unik kan? :) entah, cinta itu memang selalu punya cara untuk mempersatukan 2 insan. Berpisah pun saat kita tak mampu untuk bernafas kembali.
Sesosok makhluk yang indah, selalu membuat bahagia dengan kebiasaan kecilnya. Tak pernah dilakukan oleh orang lain. Ya, jika itu ada. Pasti kamu akan tersenyum mengingatnya. Karena hanya dia yang dapat melakukan itu padamu.

30 June 2013

Sensasi Penulis

  No comments    
categories: ,

Sebenernya siih  udah lama ngga pernah nulis lagi semenjak keluar dari SMA yang jurusan bahasa. Gara² sibuk tugas kuliah, soalnya kuliah juga salah jurusan. Jadinya kelabakan mau ngejar apa yang uda jadi favoritku dulu (nulis). Tiap ada waktu luang aja nulisnya *banyak yang full waktunya. jadi berantakan mulai dari bahasa, tatacaranya. Tapi gara-gara uda bosan dengan tugas kuliah yang numpuk, ujung-ujungnya lari ke nulis, ngeblog, bikin puisi. ya begitu-begitu saja. daripada jalan-jalan sih, lebih baik tukar pikiran lewat tulisan.
Kuliah di bidang IT itu adalah sensasi tersendiri. Tapi menulis itu ungkapan yang dari hati yang patut di cari. hahahha Semenjak suka nulis diary itulah aku suka nulis ini itu dan suka yang namanya Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia, teater dan semacamnya. Ada 1 orang yang geek, cuek namun dia bisa ngerti apa sebenarnya bidangku. beruntung kenal dia. Jadi ngga usah repot-repot ngejelasin apa sebenarnya bidangku. 
Penulis itu keren, dia bisa memanipulasi kata, menghemat kata, bikin tulisannya jadi hidup dan yang paling keren itu, dia bisa mengungkapkan apa yang sedang dia pikirkan, meninggalkan jejak untuk anak dan cucu bahwa karya kita itu ada. walupun kerjaanya cuman duduk, kertas, dan pulpen atau laptop dengan secangkir teh atau kopi sudah cukup menjadi inspirasi. Tapi tak semudah yang dibayangkan, menjadi penulis itu perlu kemampuan berfikir yang lebih, apalagi saat kita sedang stuck atau jenuh. Banyak orang menganggap bahwa menjadi penulis itu membosankan. Tapi bukannya tiap pekerjaan itu membosankan kalau kita sedang berada di titik jenuh? Trust me :) kalaupun nanti sudah bosan menjadi programmer, bisa kali ya pindah profesi jadi penulis, atau bisa juga merangkap pekerjaan yang sama-sama didepan laptop.. :D
Entahlah. Tapi, apapun kata orang disana tentang penulis, tak dapat menggoyahkan kemauanku untuk terjun dalam penulis. Karena disana aku nyaman dan mendapatkan sensasinya…

21 January 2013

Sebuah Proses

  No comments    
categories: ,


Kecewa? Hal yang biasa bukan? Mungkin rasa itu akan semakin besar, ketika kita tidak mengimbangi dengan positif thinking. Ketika kamu di tanya dan kamu bisa mengimbanginya..

"Apa kamu marah? apa kamu kecewa ata apa yang saya lakukan dengan anda?"

Dengan singkat jawaban yang indah

"Bukankah manusia tidak luput dari kesalahan? Ini adalah sebuah proses pendewasaan diri ketika kita mempunyai masalah. Pendewasaan pikiran yang singkat."

"Tapi saya telah berbohong kepada anda, apakah anda menangis?"

"Kalau anda bertanya seperti itu, jelas saya akan menjawab YA. Karena saya perempuan. Saya kecewa, tapi saya tidak akan marah kepada anda. Saya menghargai kejujuran anda walaupun mungkin anda bisa jujur dari awal sebelum semuanya terjadi. :) Tapi tenanglah, ini adalah proses seperti yang ku katakan kepadamu tadi :)"

25 December 2012

Pesta Kecil Diantara Tugas Besar

  1 comment    
categories: 
Ya, akhir-akhir masa akhir semester perkuliahan adalah masa tersulit. Membuat tugas besar, walaupun secara kelompok, namun kalau tidak ada yang cocok dalam kelompok itu, sama aja bohong rasanya juga tetep beraat..
untuk ngehilangin sejenak tantangan itu, berniat ikut makrab UKM jawa dan merelakan tugas besar untuk 2 hari. Yaaahhh tinggal di villa jauh dari kota :) dengan berpose sedikit dengan orang-orang yang ada di sekelilingku
ini sama mas mustofaa :D 

ini kebahagiaan ketika games :D

persiapan senam pagi :)

sebelum senam pagii kita pose dulu :D

ini ni paling cantik diantara keduanya :D

sejuukk ^o^


kalo ini waktu senam pagi.. 

saat senam pagi kawan ^o^

dan masih banyak lagi kesenangan kesenangan yang lain. Sebenernya saya suka dengan suasana baru, suka travelling, tapi travellingnya juga sesuai isi dompet. Berhubung bukan hasil sendiri travellingnya di batesin deh.. :D
sama kakak kakak cantik yang berdua di sebelah kiri

karena kebersamaan itu tak ada duanya ^o^

saat games jebakan batman :D mas wildan ini galau mau pilih kotak yang mana :D



masih wajib menjaga lingkungan dari kotoran :) karena kebersihan sebagian dari iman :)

ini asik nonton games nya jadi nggatau bray kalau di foto :D

nangkring di pager villa orang sama ibu ketua UKM jawa .. hahaha

ini si nindi sama mas rizky lomba ambil koin di dalem air :D 

naaahh kalo yang ini persiapan games yang erakhir.. sebenernya uda capek semua :D tapi salut, mereka tetep semangat :)

orang ini semua galau tiada henti.. :D si bagas ketua makrab sama mas yogi lagi marahan tuh :D


29 October 2012

Obat Kangen

  No comments    
categories: ,
Libur lebaran Idul Adha itu lumayan deh untuk pulang kampung. di sempetin deh ya pulang kampung untuk ketemu orang tua :D (LDR ceritanye). Tapiii, mau pulang itu lho galaunya setengah mati.. gimana nggak, pacar sekampus, tapi kangen orang tua, manapacar ngga mau nego diajak pulang lagi.. repot..  nah setelah  dipikir ditimbang dan diputuskan akhirnya pulang untuk 3 hari. Belum ada sehari aja kangennya minta ampun, dia sibuknya juga ngga ketulungan.. -,- nah, dari LDR itu pun pengen vicall juga jaringan yang jadi masalah. singkat cerita 3 hari pun berlalu. Setelah sampe di Bandung ni yaa, langsung di lampiasin kangennya. ini salah satu pelampiasan kangen kita.  kebetulan masih punya tepung, cochochip, sama mentega. yasudaaahhh tancap gas :D


yauda sekarang aku pengen berbagi resep, tpi aku bikinnyangga pke ukuran.. :3 ngga papa yaa?

Bahan : 
  • Pisang kepok ( atau sesuai selera)
  • Tepung terigu
  • Susu cair
  • 5 sdm Mentega cair
  • Gula pasir
  • Garam
  • 4 kuning telur
  • 4 putih telur
  • 1/2 sdm Vanilli
  • Chocochip
  • Wafer Strawberry/Coklat (sesuai selera)
  • Minyak goreng
Cara Membuat :
  1. Campur kuning telur dengan mentega cair, gula, garam, vanilli setelah itu di mixer ya..
  2. lalu tambahkan susu cair dan tepung terigu lalu aduk hingga kental. sisihkan
  3. Kocok putih telur hingga putih tambahkan ke adonan tepung tadi.sisihkan.
  4. Potong pisang sesuai selera lubangi tengahnya dan masuukkan chocochip kedalamnya. 
  5. Hancurkan kasar wafernya. masukkan pisang ke adonan,lalu gulingkan ke wafer. Setelah itu di goreng hingga kecoklatan. :)
Itu tadi resepnya, maaf ya ngga pake ukuran. ngga dicatet kemaren :D saking asyiknya romantis :D selamat mencoba bagi pasangan yang lagi pacaran..:D salah satu penyalur keromantisan.. ^_^


08 October 2012

Romantic Moment ^_^

  No comments    
categories: ,
I like this moment. When we go home to my hometown. so many stories for the past 7 months with the weirdness that runs romance is implied but I love that moment. :x 


this is it :D riding a bike together like galih and ratna ^ _ ^ and I enjoyed :D


saw him reading book its rare :p but I like it :*


although you skinny hard to hug, but I love it: D


though you prude but you are very ignorant :p




intuitively romantic moment :x


fill out a shorter holiday in Kawah Putih, Bandung. :) 



wew... awesome.. long last for u dit cha.. ^_^ thanks for ferdy and aksi who had taken this moment. 


Like a FTV in Indonesia :D maybe we can find when a man draw attention female so swwwwiiiiiittttt :*

u ever say that u aren't romantic man, but for me u are ma great boy. :D cause of the blessing of both parents. Adiyat <:-P you can indeed programming so did in my heart. thank you so much for now, later and forever :)

Secuil Tawamu

  No comments    
categories: ,

Tepat kemarin sore, sebelum hari pekerjaan datang. Kau membuat cerita baru di ruanganku. Ku melihatmu matamu terpejam dekat sekali. Disini, di depan mataku. Ya, tepat sekali. 2 jam kau nikmati istirahatmu, kau terlelap dengan segala mimpimu. Saat kau membuka matamu, kau ingin ku bersanding menemanimu, dan sedikit kau ungkapkan “jangan pernah pergi dari hatiku.” Dengan sedikit pelukan yang melegakan. Sedikit ku terkejut lidahku pilu tak dapat berkata. Entah apa yang membuatmu berkata seperti itu, membuat hatiku menggigil tak bergerak.
“Aku berusaha untuk selalu bertempat di hatimu” hanya itu yang bisa ku ungkapkan. Dengan selang yang begitu lama, kau melontarkan cerita dengan bumbu-bumbu cinta. “Alasanku mengatakan kalimat itu karena aku ingat saat kamu bercerita bahwa kamu memimpikan mantan kekasihmu yang ingin pergi denganmu.“ Dengan sedikit senyum kau memandangku dan membelai rambut keritingku, aaahh rasanyaaa lebih pilu kau berkata seperti itu. Sepertinya aku selalu menyakitimu yang senantiasa mendampingiku.
***
Aku mendengar suaramu yang kecil dan taka sing bagiku. Suaramu yang unik dan aku suka. Kau mulai bercerita lagi.
A : kamu pernah nggak punya sama seseorang yang terkenal, artis atau apalah terus kamu pengen pacaran sama dia?
B : punya idola aja ngga.. apalagi pacaran sama yang terkenal.. kamu ini ada-ada saja. Kalau yang dilingkungan sekitar sih ada.
A : pasti orang yang kamu kenal ya? Bukan itu maksudku.. orang yang belum kamu kenal sama sekali, cuma hanya sekedar tau..
B : Ohh,, iya ada dulu.. hehehehheh pernahdulu pengen pacaran tapi bikin ilfil..jadi…batal deh.. hopeless :D
A : Anak kampus ya pasti? Hayo.. ngaku… jangan ngelesss yaa kamuuuu..anak mana? Namanya siapa? Semester berapa? Deket ya dulu sama dia?
B : iya anak kampus, anak bekasi, namanya A*** satu angkatan sama kita, ngga deket kok, hanya sekedar membuat perbincangan lewat sms. Setelah itu sudah. Yang chatting sama aku di facebook dan kamu cemburu 2 minggu yang lalu itu.
A : yang chatting sama kamu di facebook? Mana? Ooohhh iya inget, yang cara kalian berbicara berbeda itu ya?
B : ("_)yyaaahh sebut sajalah itu.. tapi bener ngga ada maksud apa-apa aku ngomong kaya gitu saa dia.
Disitulah kamu mulai mengembangkan tawamu walau aku tau kamu sebenarnya cemburu. Tapi kau tutup itu semua dengan tawamu. Kamu tau? Disaat kita bertengkar karena cemburu, disaat itu lah rasa sayangku bertambah, “selama 7 bulan aku berpacaran denganmu, selama itu aku marah samakamu hanya karena cemburu”. Pesan yang sangat singkat kau daratkan ditelingaku, mungkin agar ku cepat tersadar tidak melukai mu lagi. Dan satu pesanku “berapa kali aku menyakiti mu, tak sebanding dengan aku mencintaimu”.

GIVE MY REGARDS ADIYAT ^_^


22 May 2012

Antara Programmer dengan Seorang Puitis

  No comments    
categories: 
Tak tau kenapa tiba-tiba aku ingin menulis kisah ini. Dimana kisah ini adalah kisah seorang Programmer dengan seorang Puitis. Baiklah, kita simak dulu..

Seorang programmer adalah seorang yang maniak dengan yang namanya komputer. Entah apapun keadaannya. Bisa-bisa nggak mandi seharian, cowok ini juga tak romantis. Sebut saja dia ditya. Laki-laki ini maniak sekali dengan komputer sejak dia SMP. Saat dia memasuki perguruan tinggi, dunia pergaulannya semakin bertambah. Pada saat menginjak semester 1 akhir, dia mulai mengenal seorang perempuan yang dapat menaklukkan hatinya. Sebut saja dia Dessy. Cerewet, sederhana, cantik. 
Tak lama setelah berkenalan, mereka jadian. Cara pacaran seorang yang puitis dengan seorang programmer yang tak romantis. Entah apa jadinya. Bagi mereka, romantis bukanlah segala-galanya. Tapi, bagaimana dia menunjukkan romantis itu dengan perhatian, pengertian, dan kejujuran dalam setiap langkahnya. Di mata teman-temannya, mereka adalah pasangan romantis. Mereka dapat menciptakan apa yang tidak orang lain pikirkan. Sesuatu itu lah yang mereka sebut dengan romantis. :)

Saat mereka sibuukk, dan mulai tak mengabari satu sama lain, saat itulah romantis itu terwujud. Saat setelah mendapat istirahat, salah satu dari mereka mengucapkan kata maaf dengan tulus dengan memberikan alasan. Walaupun sms hanya sebagai perantaranya. Sms dan video call adalah alat komunikasi yang dimanfaatkan saat mereka jauh. Sungguh, cinta dan kasih sayangnya juga mereka tunjukkan saat bersama maupun jauh. Bagi mereka, kemesraan adalah sesuatu yang dapat diciptakan bagaimana bentuknya dalam arti positif. :) beginilah cara mereka menjaga hubungan. Yang 1 sibuk dengan coding, tapi sang kekasih selalu memberi kata-kata indah sebagai penyemangat. Kata maaf adalah hal kecil yang sepele tapi mempunyai arti yang besar.