22 May 2012

Antara Programmer dengan Seorang Puitis

  No comments    
categories: 
Tak tau kenapa tiba-tiba aku ingin menulis kisah ini. Dimana kisah ini adalah kisah seorang Programmer dengan seorang Puitis. Baiklah, kita simak dulu..

Seorang programmer adalah seorang yang maniak dengan yang namanya komputer. Entah apapun keadaannya. Bisa-bisa nggak mandi seharian, cowok ini juga tak romantis. Sebut saja dia ditya. Laki-laki ini maniak sekali dengan komputer sejak dia SMP. Saat dia memasuki perguruan tinggi, dunia pergaulannya semakin bertambah. Pada saat menginjak semester 1 akhir, dia mulai mengenal seorang perempuan yang dapat menaklukkan hatinya. Sebut saja dia Dessy. Cerewet, sederhana, cantik. 
Tak lama setelah berkenalan, mereka jadian. Cara pacaran seorang yang puitis dengan seorang programmer yang tak romantis. Entah apa jadinya. Bagi mereka, romantis bukanlah segala-galanya. Tapi, bagaimana dia menunjukkan romantis itu dengan perhatian, pengertian, dan kejujuran dalam setiap langkahnya. Di mata teman-temannya, mereka adalah pasangan romantis. Mereka dapat menciptakan apa yang tidak orang lain pikirkan. Sesuatu itu lah yang mereka sebut dengan romantis. :)

Saat mereka sibuukk, dan mulai tak mengabari satu sama lain, saat itulah romantis itu terwujud. Saat setelah mendapat istirahat, salah satu dari mereka mengucapkan kata maaf dengan tulus dengan memberikan alasan. Walaupun sms hanya sebagai perantaranya. Sms dan video call adalah alat komunikasi yang dimanfaatkan saat mereka jauh. Sungguh, cinta dan kasih sayangnya juga mereka tunjukkan saat bersama maupun jauh. Bagi mereka, kemesraan adalah sesuatu yang dapat diciptakan bagaimana bentuknya dalam arti positif. :) beginilah cara mereka menjaga hubungan. Yang 1 sibuk dengan coding, tapi sang kekasih selalu memberi kata-kata indah sebagai penyemangat. Kata maaf adalah hal kecil yang sepele tapi mempunyai arti yang besar.

21 May 2012

Kamu

  No comments    
categories: 
Peluk cintaku peluk rinduku. Disaat kau berjalan jauh dariku. Semakin kau berjalan, semakin semu jejakmu. Kau tetap berjalan pada apa yang kamu inginkan. Menjaga sesuatu yang kau punya. Dimana saat kau meninggalkan jejak di kehidupanku. Nyata. Indah. Tak terdefinisi. Cinta yang kau punya hanya berkisar pada apa yang dapat kita baca, kita rasakan, dan hanya kita yang mengetahui. Angin. Dimana dia membawa langkah seseorang pada hati yang seharusnya ia tuju. Dimana jejak itu selalu terpaku. Tapi angin tak pernah salah mengarahkan tujuannya. Berbahan dasar yang hanya bisa drasakan oleh hati. Tak dapat diraba oleh apapun. Memejamkan mata, merasakan apa yang dikirimkan. Seperti kau yang datang dengan langkah kecil menuju hatiku. Kau berjalan, dan terus berjalan mengikuti naluri hatimu. Hati yang tetap tertahan oleh apa yang ingin kau rasakan saat itu. 
Kau tetap teguh, tak peduli apa itu romantis. meski kau takut dengan itu. Romantis hanya dapat dilihat oleh orang lain meski terkadang kita tak pernah merasakan hal itu. Sepertinya kau hanya melakukan apa yang ingin kau lakukan. Tapi bagi orang lain, hal itu sangtlah luar biasa untuk menunjukkan apa yang kau punya kepada pasanganmu. 
Kamu, tak pernah terdefinisi, tak pernah terpikirkan, hanya bisa merasakan dengan apa yang ada. Apa yang kau punya. Bagimu, cantik, jelek, manis, bukanlah hal yang istimewa.Tapi bagaimana orang itu bisa menunjukkan kecantikannya lewat tutur kata dan apa yang ia tunjukkan. 
Cintamu seperti apa yang kau siratkan, seperti apa yang kau isyaratkan. Kau seseorang yang ingin menjaga apa yang kamu miliki. Seseorang yang tak banyak memiliki karakter dan sifat seperti kamu. 
Setiap jejak langkahmu, setiap itu pula kau pasang nadimu di kehidupanku. Kau sematkan keindahan kisah, dimana kau dan aku melewati suatu kisah yang nyata.

11 May 2012

Dalam Sujudku Meminta

  No comments    
categories: 
Dalam lelap aku menunggumu
Dalam diam aku menantimu
Kunantikan saat-saat dimana aku bersamamu
Saat bercanda berbagi cerita

Melantunkan senandung cinta dalam melodi
Mengukir sejuta kisah antara kau dan aku
Dalam jiwa, dalam hati, dalam dada
dan dalam kenangan kita

Pelajaran berharga itu sungguh terpaku dalam memoriku
Selambu-selambu sutra menutup rapi
Lantunan lagu mengiringi

Kunantikan kau menjadi pelabuhan terakhirku
Tempat dimana kusandarkan batin dan jiwaku
Saat bahagia kita tertawa
Saat sedih kita menangis
dan saat terpuruk kita berpeluk

Ku berdoa agar Tuhan mendengar isi hatiku
Memberikan apa yang aku butuhkan
Dalam sujudku meminta

4 Manfaat dengan Tertawa Bersama Pasangan

  2 comments    
categories: 
Hai kalian.. ketemu lagi deh ya.. sekarang lagi pengen berbagi tentang manfaat yang kita biasa lakukan bersama pasangan, "tertawa". Meski sepele, tapi ternyata ada manfaatnya. Jangan desepelein yaaa.. apaagi untuk menjaga keharmonisan hubungan kita. Hal apapun yang bisa buat kamu dan pasangan tertawa, bisa meningkatkan kedekatan dan menambah romantis. Mau nggak tambah romantis? Pasti jawabannya mau. Tak hanya, masih banyak lagi yang dapat mendukung manfaat dari tertawa ini..

1. Mengurangi Stress
Cara yang baik untuk merdakan ketegangan dan konflik  adalah dengan menyelipkan humor. Ya, mungkin tidak langsung meredakan konflik tersebut. Tapi setidaknya kita punya time-out untukberpikir dan menenangkan diri. Stress pun dapat berkurang. Kita juga lebih fokus dari inti permasalahan.

2. Mengurangi Rasa Sakit
Tertawa juga mengurangi rasa sakit karena horman endhorpin yang dilepaskan. Memanfaatkan waktu 15 menit cukup untuk ,emberikan manfaat baik pada kesehatan tubuh, saperti yang dikutip dari Times of India.

3. Menjaga Kesehatan Jantung
Menurut dr S.K Gupta, senior consultant di Indraprastha Apollo Hospitals, "Tertawa merupakan latihan bagi jantung dan juga paru-paru. Saat seseorang tertawa, denyut jantung meningkat dan otak menjadi lebih relaks."

4. Hubungan Asmara Awet
Komunikasi atau diskusi yang diselipkan humor sangat efektif menciptakan hubungan asmara yang menyenangkan, seru dan jauh dari rasa khawatir. Melihat permasalahan dari sudut pandang yang lebih santai tidak hanya mengatasi perbedaan pendapat tapi juga menguatkan hubungan, membuat kedekatan antara Anda dan pasangan lebih intens.


naahh kaaaann uda terbukti? so, mau pilih stress, atau romantis?



Sepenggal Kisah

  No comments    
categories: 
    Kisah ini, dimulai saat dimana aku bertemu denganmu saat ospek jurusan. Ospek itu yang membuat kita sepeerti ini. Hingga kita mulai dekat dan dilanjutkan dengan jejaring sosial, saat aku mengomentari statusmu disalah satu jejaring sosial. kemudian mengomentari fotomu. Aku juga tak menyangka kita bisa saling bertukar nomor telepon. Dan kamu sms.... :D jujur tak kusangka. Setelah beberapa hari, kamu datang ke kosanku, basa basi menemaniku belajar sebelum assessment agama. Ingat sekali.. :D :D
     Dan akhirnya berkelanjutan smsan. Saatnya libur UAS. Dipisahkan dengan libur kuliah 1 bulan, rasanyaaa..pasti bisa ditebak kalo cinta pada pandangan pertama baru saja dimulai. Pertama mengenalmu, penasaran karna kamu pendiam. Beda 360 derajat denganku yang cerewet. -_- waktu smsan dengan jarak 3 jam dari rumahku saat pulang kampung. Manggilnya juga sudah tak ragu lagi, "sayang", seperti orang pacaran, padahal baru kenal 3 minggu :D tapi rasanya uda pernah kenal deket kenal lama banget.
     Sungguh, aku tak menyangka, melewati beberapa bulan mengorbankan perasaan yang tiba2 datang "rindu". Saat yang dinantikan pun tiba, kembali ke perantauan. Saat itu juga dia berkunjung ke kosku, tak ku sangka. Pengungkapan bahwa ada saling sayang antara kami, dia mengungkapkan semuanya. "Maukah kau menjadi pacarku?" lemas kurasa saat dia mengungkapkan semua itu. Belum begitu kenal, tapi uda nembak. hahahha aneh memang. Tapi, dia benar-benar bisa mengerti aku apa adanya. Sungguh aku tak berfikir hingga sejauh itu. Seperti sudah berpacaran lama. Saling mengerti sikap dan sifat masing-masing. Dan istimewanya kami tidak pernah sama sekali bertengkar, marahan. Padahal kita tau pacaran yang belum melakukan pendekatan ituuu rentan sekali bertengkar. Tapi tidak untukk kita. Saling mengerti, melengkapi, dan kejujuran selama berpacaran. Dan kami melakukan pendekatan saat berpacaran. Saat-saat yang indah, keromantisan yang tak terduga sering dia tunjukkan.
    Mungkin ini jawaban dari doa-doaku, Allah memberiku seseorang yang mengerti aku, orang yang biasa, bukan yang aku inginkan, tapi seseorang yang aku butuhkan untuk menjadi diriku sendiri. Tak perlu ku ungkit-ungkit masa laluku. Sama saja sebenarnya, bisa bertahan 4 tahun karena saling mengerti dan memahami walaupun sering bertengkar.
     Tak perlu banyak harapanku, semoga kita dapat menempuh perjalanan ini hingga akhir, akhir dimana aku tak dapat bernafas lagi. Dan kau menjadi seseorang yang menjadi pendampingku pendamping tuaku. Habiskan waktu bersamamu. :)