21 February 2014

Untuk Negeri Aku Hidup

  No comments    
categories: 
Indonesia, tak asing ditelinga dari soerang yang telah lahir didalamnya. Dikenal sebagai warga yang ramah dan bersahaja. Dengan kekayaan alam yang berguna bagi anak cucunya, beraneka ragam suku dan adat istiadatnya. Namun, mengapa masih banyak tangan yang jail dan seperti tak mengerti apa yang akan terjadi jika mereka merusaknya. Sungguh keji. Indonesia butuh kita, dan kita pun juga butuh Indonesia. Tak bisa dibayangkan apabila kita hidup di tanah tandus dan jauh dari kekayaan alam. Seebagai penerus bangsa sudilah kita tengok apa yang terjadi pada Indonesia. Dia menangis, merintih seakan memerlukan kita yang sanggup membangunnya lebih. Jangan kau besarkan amarahmu untuk kekerasan, jangan besarkan egomu untuk ketidak adilan. Tapi bangunlah emosimu untuk Indonesia merdeka, adil, dan sejahtera. Banyak yang bilang itu mustahil, pernahkah mencobanya? “Belum” enak saja kamu bilang membangun Indonesia mustahil. Kalau dipikir itu mustahil, mustahial juga bagi para pejuang yang telah tewas di medan perang memberantas penjajah hingga darah penghabisan. Masih dianggap mustahil? Bagaimana dengan ilmu yang kamu capai selama ini? Sudah berguna semuanya? Kasian teman-temanmu yang berjuang sendirian memberantas tikus tikus Negara. Bukannya membanu malah bikin rusuh juga dijalanan. Indonesia sudah mampu membuat salah satu situs yang sekarang sedang diminati banyak orang. Indonesia mampu menciptakan orang-orang yang handal, pembuat pesawat, sastrawan yang hebat, dan masih banyak lagi.
Seharusnya kita membangun Indonesia menjadi Negara yang lebih bermatabatlagi, berantas tikus-tikus Negara  Belajar menuntut ilmu dimanapun yang kamu mau, tuangkan untuk negeri, dengan segala kemampuanmu. Indonesia telah memberi segala yang telah kamu ingin dan perlukan. Sekarang hanya tinggal kamu yang berkorban untuk negerimu.

Masih ingin tinggal di negeri orang? Tengok negerimu, masih ada yang indah disana dibalik hutan yang rimbun, teriakkan suaramu, bangunkan mereka yang tidur, untuk kembali ke negaramu. Agar mereka sadar, Indonesia tak kalah indah dari mereka. Agar mereka dapat membangun dan melindungi yang indah-indah. Agar mereka tak mengotori apa yang seharusnya mereka jaga. Agar mereka mengerti Indonesia menanti kita dalam berkarya. Jaga negerimu, akupun hidup untuk negeriku. Menancapkan merah putih di segala sudut dan puncak tertinggi dengan tekad tinggi membangun negeri. Indonesiaku


nah ngomong ngomong soal Indonesia, banyak yang kalian tahu tidak kalau Indonesia punya segudang panorama yang indah dan bikin rindu lihat ini ya..
Nih penampakan Pantai Sawarna yang ada di Banten, bagus tidak??


Pantai Sawarna itu letaknya ada di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Sekitar 150 km dari Rangkasbitung. Pantai ini masih alami dan surga dunia yang baru bagi para peselancar. Di desa ini sangatlah unik, lokasinya dipisahkan oleh aliran sungai dangkal yang cukup lebar. kalau ingin menuju pesisir ini harus melewati jembatan gantung sekitar 50 meter. ditambah dengan keadaan air sungai yang cukup deras di bawah jembatan, pasti adrenalin terpacu. Namun di sekitar pantai ini tidak ada penginapan, kalau ingin menginap ya di rumah penduduk sekalian bisa mengakrabkan diri dengan warga. hehehhe 

Masih banyak lagi yang ada di Indonesia. Kalau mau datang, silahkan menikmati pemandangan Indonesia yaaa dengan senang hati kami menerima, asal ingat, jaga lingkungan sekitar biar tetep indah.. :)

Titipan Rindu Pada Hujan

  No comments    
categories: ,

Sudah ku titipkan rindu itu pada hujan. Sudahkah kamu mendapatkannya? Sengaja ku sediakan hangat-hangat untukmu agar kamu tetap merasakan apa yang aku rasakan. Ya. Tentu saja Rindu. Mungkin aku tak dapat menahan setiap detik yang bermain dengan hati. Mungkin aku tak dapat menahan setiap detik setiap hari. Aroma tubuhmu itu yang menusuk hidungku. Meyakinkanku menitipkan rasa itu pada hujan. Kamu dan hujan itu bagian dari detik detik kenangan saat kamu ada disini, tepat disampingku. Entah kenapa, waktu cemburu pada kita. Hingga memotong semua kebersamaan kita saat hujan.
Bagaimana jika aku, yang menemuimu di waktu kamu sibuk? Apa kamu mampu meninggalkan semua pekerjaanmu untuk menghirup aroma rindu yang tersedia di sela hati ini?
Nah, rindu itu pun juga telah disaksikan oleh purnama cantik di atas sana. Diantara kegelapan sebagai selimutnya. Ingin rasanya seharian berdua sama kamu, tanpa ada yang mengganggu, semut pun termasuk.. Dan jika memang ada yang lain, entah siapapun itu jangan salahkan cintanya, salahkan tempatnya saat kamu mulai fokus terhadap tugasmu. tiap orang berhak kan,punya cinta? termasuk orang lain mencintaiku tanpa sepengetahuanmu. tapi aku tetap mempertahankan cinta kita, meski aku dekat dengan dia. di matamu mungkin aku salah, tapi rasa ini hanya sementara ingin membelai cintanya. Aku berkhianat. 

Setelah aku lama tak bergaul dekat denganmu, aku merasa bersalah, hanya hujan yang mampu membawa rindu ini mengalir ke hatimu, ke hati yang ingin ku tuju, ke hati orang yang aku khianati. Namun percayalah, aku tak akan pergi darimu, sedetik pun. Walaupun rindu ini tak pernah ada jawabnya. Selama udara ini menghampiri ke paru-paru ku, selama itu aku setia padamu. Aku hanya rindu dekapanmu, aku hanya ingin kau merehatkan sejenak tumpukan kertasmu untukku walau semenit. Bawa aku terbang bersama sayapmu. Melupakan hiruk pikuk kehidupan dan menemui rindu kelelapan. Kalimat yang mungil tap berjuta arti untukku.

Proyek Akhir?

  No comments    
categories: ,
PA? Skripsi? TA? Tesis? Pasti sudah banyak yang merasakan hal itu, hal yang sakral bagi mahasiswa tingkat akhir dimanapun kuliahnya :D. Atau masih akan merasakan hal ini? Ya, itu aku. Banyak yang cerita, kalo udah terakhir gini, adaaaaaaaaaaa ajaaaaaaaa kendalanya. Entah dari eksternal ataupun internal. Kalo eksternal, ya kita bisa definisikan dari laptopnya, atau dari yang lain kaya dosen nih, kemaren mau diajak giliran uda berangkat ke kampus, dapet sms "maaf ya saya lagi ada tugas ke luar kota selama 5 hari kedepan". Gimana rasanya? :'( Kalo internal pasti kalian tau. MALES. Padahal ini yang bikin kita molor.
Gambar
Mahasiswa tingkat akhir ini banyak sekali perubahannya. Lihat saja mulai dari mahasiswa yang dulunya males pergi ke perpustakaan, sekarang penuh dengan mahasiswa akhir. Cari referensi, cari inspirasi dan cari apa saja yang bisa dicari. Dulu yang begadang buat nonton bola, sekarang begadang cuma buat ngerjain skripsi. Yang dulu makan uda ngga teratur dari yang makan sehari 2x sekarang makan sehari sekali. Ada juga yang ngerasa down, ngerasa ngga lancar ngerjain skripsi karna cobaan bertubi-tubi. Mulai dari pembimbing yang susah ditemui, revisi berkali-kali, sampe risetnya gagal. Naudzubillah..
Sebenernya kalau kita rajin, skripsi itu mudah. RAJIN ya RAJIN. Jadi ngga samp ngorbanin badan dan pikiran. Belom nanti kalo badan udah drop, siapa yang rugi? Udah jauh dari orang tua, tapi masih aja nyiksa diri. Baca doa sebelum nglakuin sesuatu, Ibadah yang rajin dan jangan telat, minta restu orang tua kalo mau nglakuin sesuatu, sabar. Pasti semua ada jalannya. Dan pasti semuanya pengen dapet yang begono ↓
nilai-a-plus
Masalah emang besar, tapi katakan pada masalah itu, "Aku punya Tuhan Yang Maha Besar".. :) Semangat skripsi. Semangat TA. Semangat PA. Semangat Tesis. Dan akhirnya orangtua bangga dengan kita.. ↓
sarjana
SEMANGAT YAAA :')