Sebenernya siih udah lama ngga pernah nulis lagi
semenjak keluar dari SMA yang jurusan bahasa. Gara² sibuk tugas kuliah, soalnya
kuliah juga salah jurusan. Jadinya kelabakan mau ngejar apa yang uda jadi
favoritku dulu (nulis). Tiap ada waktu luang aja nulisnya *banyak yang full
waktunya. jadi berantakan mulai dari bahasa, tatacaranya. Tapi gara-gara uda
bosan dengan tugas kuliah yang numpuk, ujung-ujungnya lari ke nulis, ngeblog,
bikin puisi. ya begitu-begitu saja. daripada jalan-jalan sih, lebih baik tukar
pikiran lewat tulisan.
Kuliah di bidang IT itu adalah sensasi tersendiri. Tapi
menulis itu ungkapan yang dari hati yang patut di cari. hahahha Semenjak suka
nulis diary itulah aku suka nulis ini itu dan suka yang namanya Bahasa
Indonesia dan Sastra Indonesia, teater dan semacamnya. Ada 1 orang yang geek,
cuek namun dia bisa ngerti apa sebenarnya bidangku. beruntung kenal dia. Jadi
ngga usah repot-repot ngejelasin apa sebenarnya bidangku.
Penulis itu keren, dia bisa memanipulasi kata, menghemat
kata, bikin tulisannya jadi hidup dan yang paling keren itu, dia bisa
mengungkapkan apa yang sedang dia pikirkan, meninggalkan jejak untuk anak dan
cucu bahwa karya kita itu ada. walupun kerjaanya cuman duduk, kertas, dan
pulpen atau laptop dengan secangkir teh atau kopi sudah cukup menjadi
inspirasi. Tapi tak semudah yang dibayangkan, menjadi penulis itu perlu
kemampuan berfikir yang lebih, apalagi saat kita sedang stuck atau jenuh.
Banyak orang menganggap bahwa menjadi penulis itu membosankan. Tapi bukannya
tiap pekerjaan itu membosankan kalau kita sedang berada di titik jenuh? Trust
me :) kalaupun
nanti sudah bosan menjadi programmer, bisa kali ya pindah profesi jadi penulis,
atau bisa juga merangkap pekerjaan yang sama-sama didepan laptop.. :D
Entahlah. Tapi, apapun kata orang disana tentang penulis,
tak dapat menggoyahkan kemauanku untuk terjun dalam penulis. Karena disana aku
nyaman dan mendapatkan sensasinya…

