30 June 2013

Sensasi Penulis

  No comments    
categories: ,

Sebenernya siih  udah lama ngga pernah nulis lagi semenjak keluar dari SMA yang jurusan bahasa. Gara² sibuk tugas kuliah, soalnya kuliah juga salah jurusan. Jadinya kelabakan mau ngejar apa yang uda jadi favoritku dulu (nulis). Tiap ada waktu luang aja nulisnya *banyak yang full waktunya. jadi berantakan mulai dari bahasa, tatacaranya. Tapi gara-gara uda bosan dengan tugas kuliah yang numpuk, ujung-ujungnya lari ke nulis, ngeblog, bikin puisi. ya begitu-begitu saja. daripada jalan-jalan sih, lebih baik tukar pikiran lewat tulisan.
Kuliah di bidang IT itu adalah sensasi tersendiri. Tapi menulis itu ungkapan yang dari hati yang patut di cari. hahahha Semenjak suka nulis diary itulah aku suka nulis ini itu dan suka yang namanya Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia, teater dan semacamnya. Ada 1 orang yang geek, cuek namun dia bisa ngerti apa sebenarnya bidangku. beruntung kenal dia. Jadi ngga usah repot-repot ngejelasin apa sebenarnya bidangku. 
Penulis itu keren, dia bisa memanipulasi kata, menghemat kata, bikin tulisannya jadi hidup dan yang paling keren itu, dia bisa mengungkapkan apa yang sedang dia pikirkan, meninggalkan jejak untuk anak dan cucu bahwa karya kita itu ada. walupun kerjaanya cuman duduk, kertas, dan pulpen atau laptop dengan secangkir teh atau kopi sudah cukup menjadi inspirasi. Tapi tak semudah yang dibayangkan, menjadi penulis itu perlu kemampuan berfikir yang lebih, apalagi saat kita sedang stuck atau jenuh. Banyak orang menganggap bahwa menjadi penulis itu membosankan. Tapi bukannya tiap pekerjaan itu membosankan kalau kita sedang berada di titik jenuh? Trust me :) kalaupun nanti sudah bosan menjadi programmer, bisa kali ya pindah profesi jadi penulis, atau bisa juga merangkap pekerjaan yang sama-sama didepan laptop.. :D
Entahlah. Tapi, apapun kata orang disana tentang penulis, tak dapat menggoyahkan kemauanku untuk terjun dalam penulis. Karena disana aku nyaman dan mendapatkan sensasinya…

Kemana Indonesia??

  No comments    
categories: 
Indonesia.. aku orang Indonesia. Tapi ragu dengan semangat Indonesia. Seperti yang kita lihat begitu banyak komponen yang ada di Indonesia. Mulai dari keindahan alamnya, Sumber Daya Alam, dan masih banyak lagi yang bisa di manfaatkan dengan baik dan dilindungi. But, it just in my mind. Kita flashback aja dulu waktu kita dijajah, negara lain iri dengan apa yang kita miliki, sehingga mereka ingin menguasai apa yang ada di Indonesia. Memperbudak seluruh masyarakat, tapi tak semudah itu merebut apa yang seharusnya menjadi hak milik kita sekarang. Mereka itu mempertahankan apa yang ada di Indonesia untuk anak cucu mereka, agar di rawat, di gunakan, di manfaatkan, di bangun untuk menjadi yang lebih baik. But it's a lot of unrealized. Ok!! 
Sekarang kita bisa lihat dengan mata kita, negara yang dulu di bom, seperti hiroshima dan nagasaki. Mereka di jajah, hancur luluh lantah. Namun mereka bisa bangkit and look their country, so amazing!! Yang dulu derajat negara mereka lebih rendah di banding negara kita bisalah baca disini. Yaaa.. apa sih yang sebenarnya membuat negara kita kehilangan semangat? malah yang ada tawuran, geng motor, korupsi dan apa yang ada dipikiran mereka?? Nyakitin orang, mengilangkan nyawa orang lain. percaya deh ngga ada gunanya ngelakuin kaya gitu, dan neraka juga lebih panas kok. mmm maaf jadi nglantur.. cuma menyalurkan apa yang ada dipikiran. 
Sebenernya Bumi pertiwi kita sudah menangis dan banyak memperingatkan kita yang masih lalai dengan kewajiban dan hak kita sebagai manusia. Masih banyak hal yang lebih positif untuk merubah dunia. Kasian negara lain yang ingin belajar budaya kita, saat mereka ingin kesini, ada rasa takut dan ada yang berfikir kalau Indonesia negara teroris. *miris. Kan itu juga menambah divisa negara kita. Ya semoga saja saat aku baranjak dewasa nanti, negaraku sudah dapat berubah jadi lebih baik. Dan ngga ada image jelek untuk Indonesia di mata negara lain. 

Lalu apa yang anda pikirkan tentang Indonesia? Just Share bradeeerr :) 

23 June 2013

Miliki Hatimu Saat Jauh

  No comments    
categories: 

Dunia mungkin tak tahu bahwa sayangku tak sesingkat hujan, namun sayangku adalah waktu. Waktu yang dapat terus berputar melawan arus menembus kegelisahan dan kehundahan yang hebat. Manis saat bersamamu itu adalah kebanggaanku, duka bersamamu adalah keteguhanku memilikimu. Tuhan tau apa yang harus kita jalani saat kita bersama. Tak semudah orang-orang bilang, bagi mereka hubungan yang "Long Distance Relationship" itu mudah, tapi bagiku menjadi "Long Distance RelationSICK" ketika ponselku tak berbunyi sedetikpun. Gelisah pasti.
Ketika matahari bosan menampakkan dirinya, akupun juga telah lelah menunggu ponsel itu berbunyi. Ketika kekesalan membuatku lelah, terangpun tak dapat ku lihat, denting jam mulai samar. Aku tak sadar.
Karena silau cahaya menuju mataku, langsung tersadar "ah, sudah pagi". Kulihat ponselku, satu pesan kulihat. Dadaku berdetak tak seperti biasanya, 03:40 pesan itu dikirim. "Sayang, maafkan aku. Aku lembur hingga larut. ketika pulang, aku tertidur, dan mulai tersadar langsung aku sms kamu. jangan khawatir ya, jaga baik-baik dirimu, hubungan kita jangan sampai mengganggu pekerjaanmu. Aku tahu, kamu akan khawatir dan berpikir yang macam-macam. Tapi percayalah, aku disini baik-baik saja. I Love You.. tunggu aku pulang yaa :)" 
Aku hanya tersenyum dan tak sempat membalas pesan, kulihat denting jam dinding tak bersahabat. Segera bergegas untuk kerja. "aku hanya ingin kamu tahu, aku butuh kabar darimu, aku ingin kamu menyempatkan waktumu 3 menit saja mengirim pesan memberikabar bahwa kau baik-baik saja dan tahu kabarku disini. Karena tak mungkin kita bisa menghabiskan waktu berdua lebih lama seperti dulu. Baik, aku tunggu kedatanganmu, kan ku ungkap semuanya".
Banyak yang ingin ku capai bersamamu, cukup denganmu. Tak dengan yang lain. Kamu bahagiaku, meski terlihat berlebih, di mata orang. Tapi itu doaku pada Tuhan.