31 March 2014

Kenangan 90-an

  No comments    
categories: 
Daridulu sampai sekarang ngga pernah bisa berpaling dari camilan. Ini camilan tahun 90-an waktu masih TK dan sekarang uda segede ini masih suka aja sama ini. Dulu sekitar tahun 90an harganya masih 250an isinya sekitar 10-15an lah. Dan sekarang 1000 itupun isinya cuma 6. Zaman yaaa..tapi ngga masalah deh, rasanya juga masih enak :D 


Apa jajanan kesukaan kalian pada zaman kalian?

Pilihan Dalam Hidup

  No comments    
categories: 
Long time no see yaa hi white cloud now, i will tell you 'bout life..
Awalnya saya mau beli makan di sekitar kampus. Tapi harus nunggu emas adit dulu di depan gang. Sekitar 15 menit nunggu, udah keliatan idungnya tiba-tiba mas Adit berhenti. Ternyata lagi diajak ngobrol sama ibu-ibu sama anaknya sekitar umur 7 tahun. Saking penasarannya karena ngobrol lama, takut juga kalo ada apa-apa, saya nyamperin mas Adit tapi ngga berani sampe deket. Saya berdiri aja di samping mobilnya orang. Ngga lama, mas Adit jalan lagi dan ibu itu pergi. "Ibu tadi siapa?" saking penasarannya langsung tanya ke dia. Terus ceritanya gini *serius*
Ibu : "punten mas, mau tanya apa disini ada perkumpulan PMK? ini bener kan gerbang perpustakaan"
mas Adit : "oh iya ada buk, ada apa ya? oh iya bu, gerbang masuk itu udah perpustakaan" 
Ibu : "ini mas saya lagi janjian sama anak PMK, takutnya saya dibohongin mas. saya dateng dari jauh mas, baru aja sampe." 
mas Adit : "emang ada apa ya bu? ibu uda sms ke orangnya?" 
Ibu : "gini mas, kan anak saya ini sakit, (maaf) kelaminnya bercabang. nah ditawarin operasi tapi ada syaratnya, saya harus murtad (keluar dari Islam). ya itu bukan kemauan saya sih mas, tapi mau gimana lagi saya nggak punya uang untuk operasi anak saya. Jadi ya saya terima. Tapi ini nggak ada yang salah kok mas, saya yang mau untuk operasi anak saya. Mereka hanya mau bantu saya kalau saya murtad" 
mas Adit : "oh iya bu, ibu coba sms lagi aja" 
Ibu : "iya mas, nuhun ya.." 
mas Adit : "iya bu. saya duluan ya bu,permisi"
Ya kurang lebihnya ceritanya seperti itu. Saking seriusnya dengerin mas Adit cerita, rasanya itu kaget, nggak percaya, daaaaannn.. ah nggak tau gimana rasanya. Kirain cuma ada di sinetron-sinetron hidayah gitu. Ternyata ada dikehidupan nyata. Ngeri juga sih dengernya. Soalnya baru pertama kali denger kaya gini secara langsung. Kasian juga sama ibunya, sampe segitunya untuk anaknya. Tapi kalau dipikir-pikir ya ngga segitunya juga ya, sampe murtad. Saya yang Islam miris dengernya. sad white cloud

Pilihan yang ada dalam hidup itu kadang memang susah. Tapi apapun pilihannya kita juga harus bisa menerima konsekuensi yang nantinya kita dapat. Semoga aja ngga ada kasus yang kaya begini lagi. Mungkin ada cerita yang sama dari kampus kalian?

06 March 2014

Sudahkah Kita Bersyukur?

  No comments    
categories: ,
Malam ini saya resah, kepikiran ngajuin judul untuk PA masih status waiting, book smiley dan iseng-iseng saya buka salah satu blog teman saya. Saya akan bercerita sedikit. Ya bukan bermaksud menggurui, tapi, bukankah setiap makhluk-Nya wajib untuk saling mengingatkan?
Kenapa judul dari postingan saya seperti ini? Ya mungkin karena saya masih sering mengeluh dengan segala keadaan yang saya miliki. Ya walaupun tetap bersyukur. Setelah membaca blog tadi, serasa seonggok duri menusuk dada saya, dan air mata pun menetes tanpa saya rasakan. Merasa jahat sama orang tua, masih saja merasa kurang soal uang bulanan yang kini saya sedang merantau. Masih saja merasa salah jurusan kuliah, jarang inget susahnya orang tua cari uang. Nggak ngerasa dosa? iya banget. :'(
Masih saja iri dengan mereka yang bisa berbelanja, jalan-jalan dengan riangnya tanpa inget kerja keras orang tua. Tanpa inget, masih banyak orang-orang disana yang masih leboh kurang daripada saya. Sekolah pun harus bekerja sendiri tanpa ada orang tua, sanak saudara. Sekolah harus putus dengan segudang cita-cita yang harus mereka korbankan. Tapi tak sedikit orang yang mampu menggapai cita-citanya, sukses dengan segala kekurangan yang mereka miliki. Seharusnya saya harus bisa melihat itu. 
Seharusnya apapun yang kita miliki, harus segera bersyukur, tanpa harus menginginkan lebih. Keluarga, orang tua, teman, udara, dan segala yang kita miliki saat ini adalah nikmat yang Dia berikan. Lantas knapa saya harus mengeluh? Sudah makan bangku kuliah, tetap saja masih seperti anak kecil, merengek minta ini itu. 
Ya, kita sebagai umat-Nya tidak harus menunggu nanti untuk bersyukur. Belajar dari sekarang untuk bersyukur. InshaaAllah berkah untuk kita, dan rejeki semakin dilancarkan.  Semoga kita termasuk hamba-Nya yang mudah untuk bersyukur. Aamiin 
Dan keresahan pun dilanjutkan dengan tidur.. 

03 March 2014

Waktu Luang

  No comments    
categories: ,
Kalian pasti tau kan ya, gimana rasanya jadi Mahasiswa akhir. Apalagi kalau jurusannya tentang IT, ngga jauh-jauh dari laptop. Ibaratnya butuh banyak jari yang akan mengetik lebih saring dari biasanya, dan persiapkan mata yang kekuatannya lebih untuk menatap laptop labih lama.*lebay bye white cloud

Baiklah kalau udah kaya gini, laptop juga jarang mati, bukanya yang satu proposal, facebook, twitter, blog, YM yang satu editor, kopinya ngga ketinggalan. berasa big boss rice ball Jadi intinya sejak masuk semester 6 ini banyak waktu luang yang terbuang. Dan godaan juga semakin banyak, masa iya pengennya nulis cerpen, ngeblog daripada nyelesaiin PA. Dan yang nggodain ini juga ngga tanggung², 60% ke mereka, PAnya 40%. Sungguh sia-sia.. Ya jangan ditiru aja sih, cukup jadi pelajaran aja whistle white cloud
Ya kalau ada, sebisa mungkinlangsung pinter-pinter atur waktunya, kasian orang tua, hehehe

21 February 2014

Untuk Negeri Aku Hidup

  No comments    
categories: 
Indonesia, tak asing ditelinga dari soerang yang telah lahir didalamnya. Dikenal sebagai warga yang ramah dan bersahaja. Dengan kekayaan alam yang berguna bagi anak cucunya, beraneka ragam suku dan adat istiadatnya. Namun, mengapa masih banyak tangan yang jail dan seperti tak mengerti apa yang akan terjadi jika mereka merusaknya. Sungguh keji. Indonesia butuh kita, dan kita pun juga butuh Indonesia. Tak bisa dibayangkan apabila kita hidup di tanah tandus dan jauh dari kekayaan alam. Seebagai penerus bangsa sudilah kita tengok apa yang terjadi pada Indonesia. Dia menangis, merintih seakan memerlukan kita yang sanggup membangunnya lebih. Jangan kau besarkan amarahmu untuk kekerasan, jangan besarkan egomu untuk ketidak adilan. Tapi bangunlah emosimu untuk Indonesia merdeka, adil, dan sejahtera. Banyak yang bilang itu mustahil, pernahkah mencobanya? “Belum” enak saja kamu bilang membangun Indonesia mustahil. Kalau dipikir itu mustahil, mustahial juga bagi para pejuang yang telah tewas di medan perang memberantas penjajah hingga darah penghabisan. Masih dianggap mustahil? Bagaimana dengan ilmu yang kamu capai selama ini? Sudah berguna semuanya? Kasian teman-temanmu yang berjuang sendirian memberantas tikus tikus Negara. Bukannya membanu malah bikin rusuh juga dijalanan. Indonesia sudah mampu membuat salah satu situs yang sekarang sedang diminati banyak orang. Indonesia mampu menciptakan orang-orang yang handal, pembuat pesawat, sastrawan yang hebat, dan masih banyak lagi.
Seharusnya kita membangun Indonesia menjadi Negara yang lebih bermatabatlagi, berantas tikus-tikus Negara  Belajar menuntut ilmu dimanapun yang kamu mau, tuangkan untuk negeri, dengan segala kemampuanmu. Indonesia telah memberi segala yang telah kamu ingin dan perlukan. Sekarang hanya tinggal kamu yang berkorban untuk negerimu.

Masih ingin tinggal di negeri orang? Tengok negerimu, masih ada yang indah disana dibalik hutan yang rimbun, teriakkan suaramu, bangunkan mereka yang tidur, untuk kembali ke negaramu. Agar mereka sadar, Indonesia tak kalah indah dari mereka. Agar mereka dapat membangun dan melindungi yang indah-indah. Agar mereka tak mengotori apa yang seharusnya mereka jaga. Agar mereka mengerti Indonesia menanti kita dalam berkarya. Jaga negerimu, akupun hidup untuk negeriku. Menancapkan merah putih di segala sudut dan puncak tertinggi dengan tekad tinggi membangun negeri. Indonesiaku


nah ngomong ngomong soal Indonesia, banyak yang kalian tahu tidak kalau Indonesia punya segudang panorama yang indah dan bikin rindu lihat ini ya..
Nih penampakan Pantai Sawarna yang ada di Banten, bagus tidak??


Pantai Sawarna itu letaknya ada di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Sekitar 150 km dari Rangkasbitung. Pantai ini masih alami dan surga dunia yang baru bagi para peselancar. Di desa ini sangatlah unik, lokasinya dipisahkan oleh aliran sungai dangkal yang cukup lebar. kalau ingin menuju pesisir ini harus melewati jembatan gantung sekitar 50 meter. ditambah dengan keadaan air sungai yang cukup deras di bawah jembatan, pasti adrenalin terpacu. Namun di sekitar pantai ini tidak ada penginapan, kalau ingin menginap ya di rumah penduduk sekalian bisa mengakrabkan diri dengan warga. hehehhe 

Masih banyak lagi yang ada di Indonesia. Kalau mau datang, silahkan menikmati pemandangan Indonesia yaaa dengan senang hati kami menerima, asal ingat, jaga lingkungan sekitar biar tetep indah.. :)

Titipan Rindu Pada Hujan

  No comments    
categories: ,

Sudah ku titipkan rindu itu pada hujan. Sudahkah kamu mendapatkannya? Sengaja ku sediakan hangat-hangat untukmu agar kamu tetap merasakan apa yang aku rasakan. Ya. Tentu saja Rindu. Mungkin aku tak dapat menahan setiap detik yang bermain dengan hati. Mungkin aku tak dapat menahan setiap detik setiap hari. Aroma tubuhmu itu yang menusuk hidungku. Meyakinkanku menitipkan rasa itu pada hujan. Kamu dan hujan itu bagian dari detik detik kenangan saat kamu ada disini, tepat disampingku. Entah kenapa, waktu cemburu pada kita. Hingga memotong semua kebersamaan kita saat hujan.
Bagaimana jika aku, yang menemuimu di waktu kamu sibuk? Apa kamu mampu meninggalkan semua pekerjaanmu untuk menghirup aroma rindu yang tersedia di sela hati ini?
Nah, rindu itu pun juga telah disaksikan oleh purnama cantik di atas sana. Diantara kegelapan sebagai selimutnya. Ingin rasanya seharian berdua sama kamu, tanpa ada yang mengganggu, semut pun termasuk.. Dan jika memang ada yang lain, entah siapapun itu jangan salahkan cintanya, salahkan tempatnya saat kamu mulai fokus terhadap tugasmu. tiap orang berhak kan,punya cinta? termasuk orang lain mencintaiku tanpa sepengetahuanmu. tapi aku tetap mempertahankan cinta kita, meski aku dekat dengan dia. di matamu mungkin aku salah, tapi rasa ini hanya sementara ingin membelai cintanya. Aku berkhianat. 

Setelah aku lama tak bergaul dekat denganmu, aku merasa bersalah, hanya hujan yang mampu membawa rindu ini mengalir ke hatimu, ke hati yang ingin ku tuju, ke hati orang yang aku khianati. Namun percayalah, aku tak akan pergi darimu, sedetik pun. Walaupun rindu ini tak pernah ada jawabnya. Selama udara ini menghampiri ke paru-paru ku, selama itu aku setia padamu. Aku hanya rindu dekapanmu, aku hanya ingin kau merehatkan sejenak tumpukan kertasmu untukku walau semenit. Bawa aku terbang bersama sayapmu. Melupakan hiruk pikuk kehidupan dan menemui rindu kelelapan. Kalimat yang mungil tap berjuta arti untukku.