Kau bagai sajak syair, yang membuatku jatuh cinta dalam cara yang sederhana. Walaupun kata itu tidak selalu jadi daratan yang statis, diam tak bergerak. Mungkin ia lautan yang senantiasa bergejolak, yang selalu berusaha mengisi segala kekosonganku.Kau tau, ketika kau meletakkan hatimu-hatiku pun kuletakkan seutuhnya. Karena kita saling menatap, tatapan yang tajam pada hari itu. Meneriakkan apa yang ingin kita bicarakan melalui suara hati. Melalui apa yang kita rasakan, tak peduli apa yang akan terjadi. Saat aku dan kamu menuliskan saat bahagis tangis canda dan gelak tawa. Sesuatu yang hebat terlihat dimana kita mengarungi gelak tawa mengalahkan hujan yang hebat. Kau yang akhir, cerita kita, antara aku dan kamu. "Our spirit can not be incomparable. Enforce our body in the fall. Coupled each other to face the future. Write your name the hearts and thoughts. That's us. That's you and me."
06 June 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment